Upaya MPN Melayani Kebutuhan Masyarakat

May 31, 2010 by Frans R. Zai  
Filed under Aktual, Berita, Budaya, Museum

Ketika kita mendengar kata “Museum”, kita barangkali langsung berpikir dan membayangkan suatu lokasi tempat penyimpanan artefak-artefak. Pikiran kita langsung membentuk sebuah gambaran seolah-olah museum hanyalah suatu tempat penyimpanan benda-benda langka, sehingga terkesan angker. Karena pemikiran seperti ini, bukan tidak mungkin bahwa orang segan atau bahkan takut mengunjungi museum. Pemikiran seperti ini tentu saja tidak semuanya benar.

Sesungguhnya, museum merupakan sebuah institusi nirlaba yang berusaha melayani kebutuhan masyarakat umum dengan melakukan usaha pengoleksian, pemeliharaan dan perawatan, penelitian, pengkomunikasian, serta pemameran bukti-bukti material mengenai manusia dan lingkungannya kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan rekreasi.

Dari pengertian tersebut di atas dapat dikatakan bahwa suatu museum bukan hanya sekedar tempat pengoleksian benda-benda langka, tetapi lebih dari itu di dalamnya juga terdapat hal-hal yang bersifat didaktis dan rekreatif. Pertanyaan kita ialah bagaimana halnya dengan Museum Pusaka Nias (MPN) sendiri? Apakah MPN hanya sekedar melakukan pengoleksian? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kami memposting beberapa foto di sini. Dengan melihat foto-foto ini, diharapkan para pengunjung web ini bisa sedikit mempunyai gambaran tentang upaya yang dilakukan oleh MPN untuk menata lingkungan di sekitarnya. Hal ini merupakan salah satu bentuk pelayanan MPN terhadap kebutuhan masyarakat.

Rapi dan Bersih

Pepatah Latin yang berbunyi: “Mens sana in corpore sano” (dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat) seakan terngiang di benak kita tatkala kita memasuki kompleks MPN. Betapa tidak, ketika kita memasuki kompleks MPN sampah seolah enggan unjukkan diri. Tampak bahwa para staf pegawai MPN berusaha menjaga kebersihan lingkungan. Di beberapa lokasi, tempat sampah sudah tersedia sehingga pengunjung diajak untuk mencintai lingkungan hidup dan tidak membuang sampah sembarangan.

Terkadang hati serasa meringis tatkala menemukan kenyataan bahwa masih ada juga di antara para pengunjung yang enggan menggunakan tong sampah yang sudah disedikan untuk membuang sampah, seperti putung rokok, plastik, dst. Barangkali ini menjadi suatu indikasi yang menunjukkan kekurangpedulian terhadap lingkungan dan keutuhan alam ini.

Dalam situasi ketidakpedulian terhadap lingkungan ini, para pegawai MPN  berusaha memelihara kebersihan di lingkungan MPN. Bunga-bunga yang indah dan segar, pepohonan rindang menyejukkan tetap terpelihara di sekitar MPN. Hal ini menjadi ajakan konkrit (didaktis) bagi para pengunjung untuk peduli terhadap alam sekitar.

Tempat Rekreasi

Bila anda pernah berkunjung ke Museum Pusaka Nias  (terutama pada hari Sabtu dan Minggu), anda pasti telah menyaksikan bahwa cukup banyak pengunjung menikmati suasana santai di lingkungan MPN. Sekitar pantai telah ditata sedemikian rupa sehingga pengunjung bisa menikmati segelas kopi dan makanan ringan di beberapa kantin. Beberapa pondok dilengkapi dengan tempat duduk sungguh membantu para pengunjung untuk melepas lelah dan menikmati suasana alam yang indah dan sejuk.

Laut yang jernih dan bersih seakan memanggil para pengunjung untuk menceburkan diri dan berenang di dalamnya. Tidak mengherankan bila cukup banyak juga pengunjung yang datang untuk berenang di laut sekitar MPN. Beberapa keluarga tampak membentangkan tikar di salah satu tempat sembari menikmati kebersamaan.

Melayani Melalui Warnet

Warga sekitar MPN terutama para mahasiswa/i cukup terbantu dengan kehadiran MPN. Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, MPN juga menyediakan warnet bagi mereka yang butuh mengakses internet.

Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal yang bisa kita lihat di MPN yang menunjukkan bahwa ternyata MPN senantiasa ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Tentu saja semua hal itu tidak mungkin dituliskan secara lengkap di sini. Uraian di dalam posting ini akan lebih lengkap bila anda bersedia dan mau meluangkan waktu untuk berkunjung secara langsung di MPN.

Kendaraan diatur di tempat parkir dengan rapi dan apik.

Siswa/i sekolah datang ke MPN untuk belajar dan melihat secara langsung kekayaan budaya yang barangkali tidak dikenal lagi oleh generasi muda zaman sekarang

Popularity: 5% [?]

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word