Pameran BOLA NAFO RAKSASA

March 19, 2010 by nataalui.duha  
Filed under Berita, Budaya, Umum

Kantong sirih raksasa ’Bola Nafo Sebua’ berukuran; lebar 3 m x  3,5 m (tinggi), yang dianyam oleh  lima orang seniwati dari Mandrehe Nias Barat telah dipamerkan di Museum Pusaka Nias sejak 20 Pebruari 2010. Upacara pembukaan pameran didahului dengan perarakan Bola Nafo Raksasa oleh seluruh jajaran manajemen Caritas Keuskupan Sibolga yang dipimpin oleh Pastor Mikael To, Pr. Lalu dilajutkan dengan serah-terima dari Caritas KS kepada Direktur Museum Pusaka Nias P. Johannes M. Hammerle, OFMCap.

Pembukaan pameran ’Bola Nafo’ dilakukan oleh Pejabat Walikota Gunungsitoli Drs. Martinus Lase, MSP., didampingi Sekda Drs. Kemurnian Zebua, BE, ditandai dengan pemukulan gong dan seruan ’fanguhugö’ oleh petugas yang telah disiapkan. Turut hadir dalam acara pembukaan pameran ’Bola Nafo’;  Menteri Lingkungan Hidup Italia Marco Betti dan Vanni Pucchioni, Kurator Senior di Museum Tropen Belanda ibu Itie van Hout, inisiator pendirian Museum Karo  Pastor Leo Joosten, OFMCap., dan para Kepala  Dinas di lingkungan Pemerintahan Kota Gunungsitoli, diantaranya Kadis Pariwisata Julianus Harefa, M.Si., Kadis Perindustrian dan Kadis Perhubungan. Sedangkan yang mewakili Bupati Nias adalah Kadis Pariwisata Kabupaten Nias Sam. Hura, SH.

Seluruh rangkaian acara selau diikuti dengan pertunjukkan keberlanjutan tradisi yang dilakukan oleh Sanggar Museum Pusaka Nias. Mulai dari penyambutan tamu, tradisi penyuguhan sirih, maena, hiwö, dan tari moyo oleh para putri dan tari baluse.

Para seniwati dan penganyam bola nafo raksasa

Gagasan awal pembuatan ’bola nafo rakasasa’ ini muncul dari Caritas Keuskupan Sibolga, yang mencantumkannya kegiatan dalam livelyhood. Tujuannya untuk melestarikan kearifan warga Nias dalam menciptakan berbagai motif (pola anyaman), mengembangkan dan mempromosikan pemakaiannya secara

Direktur Caritas KS dan Staf

luas  di pulau Nias dan di luar pulau Nias.

Berbagai motif yang telah diciptakan oleh para penganyamam Nias dituangkan dalam anyaman bola nafo dan tikar. Kini bebagai motif anyaman tersebut dipamerkan di Museum Pusaka Nias Gunungsitoli. Dan bola nafo raksasa bermotifkan ’ni’ohulayo.”

Cartias Keuskupan Sibolga

jua berusaha mendaftarkan Bola Nafo raksasa tersebut pada Museum Rekor Indonesia (MURI).

Walikota Gunungsitoli Drs. Martinus Lase, MSP dan Menteri Lingkungan Hidup Italia Marco Betti dalam pembukaan pameran Bola Nafo Rakasa.

Bola Nafo Raksa dengan pola dasar Ni’ohulayo

Popularity: 9% [?]

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word