Nias, Rehabilitasi dan Rekonstruksi

February 7, 2007 by fabius.ndruru  
Filed under Artikel

Penulis: Catrini Pratihari Kubontubuh
Konsultan pada Bank Dunia

Setiap kegiatan pembangunan seringkali tidak disertai dengan proses pengenalan masyarakat dan budayanya secara luas. Seringkali ujung tombak pelaksana implementasi pembangunan tidak dibekali oleh kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik untuk menangkap aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Terkadang bila kemampuan komunikasi sudah cukup baik, namun tidak dilengkapi dengan pengenalan karakteristik masyarakat yang dihadapi.

Proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pasca bencana, sangat diperlukan pemahaman umum sebelum menciptakan desain-desain fisik yang akan dibangun atas nama rehabilitasi dan rekonstruksi. Dalam hal ini diperlukan pelibatan total masyarakat sebagai aspek terpenting melalui pendekatan perencanaan dari bawah (bottom-up) dan pengelolaan berpusat pada masyarakat. Komunitas lokal perlu didorong dengan baik, dan proses ini bisa berlangsung optimal bila kita bisa mengetahui karakteristik masyarakat dan budayanya.

Perlunya program pengenalan budaya sejalan dengan pentingnya sinkronisasi antara kegiatan yang biasa dilakukan di masyarakat dan bagaimana mewadahi kegiatan tersebut dalam bentukannya yang baru, yaitu bentukan-bentukan fisik yang dibangun saat ini. Seringkali bangunan fisik modern dibangun, namun tidak bisa diterima oleh masyarakat, atau malah tidak bisa dimanfaatkan optimal karena keterbatasan fungsional, perbedaan persepsi dan kebiasaan, kebutuhan aksesibilitas, dll.

Read more

Popularity: 9% [?]